Belajar melepaskan ~

31 Aug

Melepaskanmu bukan tak mengukir goresan di hati..
Hari itu, ketika mengantarkanmu pergi meninggalkan tanah Sumatra, seharusnya aku paham bahwa hari itu juga kau benar-benar pergi dari kehidupanku..
Baru kupahami kalimat terakhirmu utk tetap kuat dan tak menangis adalah benar-benar kalimat perpisahan..
Tapi aku belajar tak menyesali semua yg pernah terjadi.. Mengenalmu sejak duduk di bangku kuliah hingga hari ini menyisakan kenangan buatku..
Mgkin aku belum memahami rencana Tuhan mempertemukan kita dan kemudian membiarkanmu pergi, tp aku yakin Dia tak sia-sia dalam mengatur kehidupan kita..
Hanya doa yg bs kupanjatkan padaNya utkmu, mengingat jalinan komunikasi kita sudah diputuskan setelah beberapa bulan engkau menetap di Surakarta..
Sukses dan berbahagialah!
Aku di sini sudah lebih dulu bahagia ☺

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: